Pasang iklan di sini
Jakarta | cybernasionalnews.id — Yudi Abrimantyo resmi meletakkan jabatannya sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) pada Rabu (25/3/2026). Pengunduran diri tersebut dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas keterlibatan empat anggota BAIS TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, yang menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Aulia Dwi Nasrullah, membenarkan langkah tersebut dalam konferensi pers di Mabes TNI, 29 Maret 2026.
“Mohon ditunggu, terima kasih,” ujar Aulia singkat saat dikonfirmasi terkait sosok pengganti Kabais melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/3/2026).
Berdasarkan penelusuran, posisi Kabais TNI sejak 2020 selalu diisi oleh perwira tinggi dengan latar belakang intelijen. Beberapa di antaranya:
Joni Supriyanto menjabat pada periode 21 Oktober 2020 hingga 27 Juni 2022, sebelumnya Wakil Kabais (2017–2018).
Rudianto menjabat pada 27 Juni 2022 hingga 24 Maret 2024, dengan pengalaman di Kemenko Polhukam.
Yudi Abrimantyo menjabat sejak 24 Maret 2024 hingga 25 Maret 2026, dengan rekam jejak panjang di bidang intelijen.
Kandidat Kuat Pengganti Kabais
Sejumlah perwira tinggi TNI dinilai berpeluang mengisi posisi strategis tersebut, mengingat latar belakang intelijen yang dimiliki:
Bosco Haryo Yunanto, saat ini menjabat Wakil Kepala BAIS TNI dan pernah menjadi Dansatintel BAIS.
Benedictus Benny Koessetianto, kini menjabat Sekretaris BAIS dan pernah menjadi Asintel KSAU.
Rio Firdianto, saat ini Asisten Intelijen Panglima TNI, dengan pengalaman sebagai Pangdam I/Bukit Barisan.
Sonny Aprianto, pernah menjabat Asintel Panglima TNI pada 2023.
Rudy Rachmat Nugraha, memiliki pengalaman sebagai Asintel Panglima TNI periode 2024–2025.
Penunjukan Kabais TNI yang baru akan melalui mekanisme Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) TNI. Proses ini menjadi tahapan penting dalam menentukan pejabat strategis di lingkungan TNI.
Sebagai informasi, Badan Intelijen Strategis (BAIS) merupakan lembaga intelijen militer yang berada langsung di bawah Mabes TNI dan bertugas menangani intelijen pertahanan, baik dari ancaman eksternal maupun dinamika internal yang berdampak pada kedaulatan negara.
(Mabes TNI, CNN)