Pasang iklan di sini
Medan|cybernasionalnews.id – Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menggelar perayaan Waisak Nasional 2569 BE/2026 di Gedung Prasadha Jinarakkhita Mahathera, Kompleks MMTC, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri pengurus IKPI, tokoh agama Buddha, perwakilan Direktorat Jenderal Pajak, serta sejumlah undangan dari berbagai organisasi keagamaan.
Ketua Umum IKPI Sumatera Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi profesi konsultan pajak tersebut terus berkembang dan kini memiliki 14 pengurus daerah serta 48 pengurus cabang di seluruh Indonesia. Tahun ini, IKPI memasuki usia ke-61 tahun sejak berdiri pada 27 Agustus 1965.
Ia berharap momentum Waisak dapat membawa kebahagiaan, kesuksesan, dan keberkahan bagi keluarga besar IKPI, masyarakat, bangsa, dan negara. "Semoga semua makhluk hidup berbahagia," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan pemimpin wilayah Buddha menyampaikan bahwa peringatan Waisak tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga sarana memperdalam praktik kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, rangkaian kegiatan Waisak tahun ini juga diisi dengan berbagai aksi kemanusiaan, termasuk kegiatan pengobatan gratis dan program sosial lainnya.
"Kami mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras menyelenggarakan perayaan Waisak Nasional 2026. Semoga membawa kebahagiaan dan kesuksesan bagi semua pihak," katanya.
Perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I yang turut hadir menyampaikan apresiasi atas kontribusi IKPI dalam mendukung peningkatan kepatuhan perpajakan dan penerimaan negara. Ia menilai nilai-nilai kebijaksanaan, kasih sayang, dan integritas yang diajarkan dalam perayaan Waisak relevan untuk diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus IKPI menjelaskan bahwa selain menjadi mitra strategis Direktorat Jenderal Pajak, organisasi tersebut juga aktif melakukan edukasi dan sosialisasi perpajakan kepada masyarakat serta pelaku usaha melalui jaringan pengurus daerah dan cabang.
IKPI yang memiliki lebih dari 8.000 anggota di seluruh Indonesia juga terus menjalankan berbagai kegiatan sosial, termasuk pemberian bantuan ke panti asuhan dan panti jompo sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.
Menurut pengurus pusat IKPI, perayaan Waisak Nasional 2026 merupakan bagian dari program organisasi untuk memperkuat integritas dan moralitas profesi di tengah keberagaman keyakinan anggotanya. Sebelumnya, IKPI juga telah menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan lintas agama bagi anggota sesuai keyakinan masing-masing.
Selain perayaan keagamaan, pada hari yang sama IKPI juga menggelar edukasi perpajakan secara daring yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah. Materi yang disampaikan antara lain mengenai ketentuan terbaru perpajakan dan kebijakan yang berkaitan dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pengurus IKPI berharap pemerintah dan DPR dapat memberikan perhatian lebih terhadap profesi konsultan pajak, termasuk mendorong pembentukan Undang-Undang Konsultan Pajak yang hingga kini belum terwujud. Menurut mereka, regulasi tersebut diperlukan untuk memberikan kepastian hukum sekaligus keseimbangan antara hak dan kewajiban profesi konsultan pajak dalam mendukung sistem perpajakan nasional.
Melalui perayaan Waisak Nasional 2026, IKPI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi negara melalui peningkatan kepatuhan pajak sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. (CNN)