• Jelajahi

    Copyright © CyberNasionalNews.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Polrestabes Medan Gerebek Sarang Narkoba di Bantaran Rel Tembung, 3 Pelaku Ditangkap

    CyberNasionalNews.id
    Senin, 10 Agustus 2026, 20.17 WIB Last Updated 2026-08-10T13:19:35Z
    Pasang iklan di sini
    Pasang iklan di sini
    MEDAN | cybernasionalnews.id — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Medan menggerebek kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran narkoba di bantaran rel kereta api Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (8/8) sore.
    Dalam penggerebekan tersebut, petugas menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam aktivitas narkotika. Polisi juga menyita lebih dari 3 kilogram ganja, sejumlah paket sabu, puluhan alat hisap, dua senapan angin, serta belasan senjata tajam.
    Penggerebekan dipimpin Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, dengan melibatkan personel gabungan Polrestabes Medan.
    Petugas mengepung kawasan bantaran rel yang disebut menjadi lokasi barak-barak narkoba sepanjang sekitar 300 meter. Lokasi tersebut berada di jalur kereta api yang menghubungkan Medan dengan Bandara Kualanamu.
    Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, tiga orang yang diamankan memiliki peran berbeda, mulai dari pengguna hingga pengedar dan pihak yang diduga berperan dalam aktivitas di lokasi tersebut.
    “Kami amankan tiga orang yang memiliki peran mulai dari pengguna, pengedar, hingga aktor intelektual di balik sarang narkoba ini,” kata Rafli, Minggu (9/8).
    Dari lokasi, petugas menemukan lebih dari 3 kilogram ganja dalam bentuk bal maupun paket yang diduga siap diedarkan. Selain itu, polisi menyita sejumlah paket sabu dan puluhan alat yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.
    Polisi juga mengamankan dua senapan angin dan belasan senjata tajam dari kawasan tersebut.
    Menurut Rafli, proses penggerebekan sempat diwarnai perlawanan. Sejumlah oknum warga yang diduga terkait dengan aktivitas di lokasi melempari petugas dengan batu.
    Petugas kemudian mengeluarkan sejumlah tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan situasi. Tidak disebutkan adanya korban akibat bentrokan tersebut.
    “Untuk menuju tempat ini tidak mudah. Kami harus melewati gang sempit dan bahkan harus menaiki tangga karena barak narkoba terletak di bantaran rel kereta. Kami juga sempat diserang oknum warga, meskipun akhirnya kami berhasil mengendalikan keadaan,” ujar Rafli.
    Usai penggerebekan, petugas menghancurkan dan membakar sejumlah barak yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas narkoba.
    Polrestabes Medan menyatakan akan melakukan pemantauan di kawasan tersebut dan mengambil tindakan hukum apabila kembali ditemukan aktivitas peredaran narkotika.
    “Kami berkomitmen untuk seluruh pelaku, baik pengedar maupun bandar, dan seluruh jaringan akan kami putus. Hukum akan tetap kami tegakkan,” pungkas Rafli.
    (CNN)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini