• Jelajahi

    Copyright © CyberNasionalNews.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Sabu 52 Kg Gagal Beredar, Polrestabes Medan Buru Bandar Besar Jaringan Internasional

    CyberNasionalNews.id
    Selasa, 14 April 2026, 20.09 WIB Last Updated 2026-04-14T13:09:58Z
    Pasang iklan di sini
    Pasang iklan di sini
    Medan | cybernasionalnews.id — Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 52 kilogram yang diduga berasal dari jaringan internasional lintas negara Indonesia–Thailand. Dalam kasus ini, polisi turut memburu seorang bandar besar yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
    Kasatres Narkoba Polrestabes Medan, Rafly Yusuf Nugraha, mengatakan pengungkapan kasus bermula dari penangkapan seorang pria berinisial MF di kawasan Jalan Setia Budi, Medan, pada Kamis (29/1/2026).
    “Dari tangan pelaku MF, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu seberat 2 kilogram,” ujar Rafly dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).
    Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan hingga ke kawasan Pantai Lhok Pu'uk. Di lokasi tersebut, polisi kembali menemukan 50 kilogram sabu yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkoba internasional yang beroperasi dari Thailand.
    Berdasarkan hasil pemeriksaan, MF mengaku berperan sebagai kurir dan tergiur imbalan besar yang dijanjikan oleh jaringan tersebut. Ia disebut dijanjikan upah hingga Rp600 juta untuk dua orang dalam satu kali pengiriman melalui jalur laut.
    “Pelaku mengaku diiming-imingi upah besar untuk membawa barang dari jalur laut menuju daratan,” jelas Rafly.
    Rencananya, puluhan kilogram sabu itu akan diedarkan ke sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Namun, upaya tersebut berhasil digagalkan aparat kepolisian sebelum barang haram itu beredar luas di masyarakat.
    Saat ini, Satres Narkoba Polrestabes Medan masih terus melakukan pengembangan guna mengungkap aktor utama di balik jaringan tersebut. Seorang bandar besar berinisial D diketahui memiliki peran penting dalam distribusi narkotika lintas negara dan tengah diburu petugas.
    Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika, khususnya yang melibatkan jaringan internasional yang menjadikan wilayah Sumatera sebagai salah satu target pasar.    (CNN)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini